Bion-Up

Spesifikasi:

  • Memiliki 6 kandungan microorganisme

  • Warna coklat kehitaman

  • Dalam kemasan 1 Liter

  • Bentuk cair

Manfaat:

  • Berfungsi untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara makro esensial nitrogen dan fosfat serta menstimulasi pertumbuhan tanaman melalui fitohormon yang dihasilkan mikroba didalam pupuk hayati Bion-Up Berguna untuk meningkatkan hasil perkebunan dan hasil berbagai jenis tanaman

  • Mengandung konsorsium mikroba menguntungkan di mana potensi setiap mikroba telah diuji melalui penelitian laboratorium baik uji in vitro maupun uji hayati (bioassay), serta percobaan rumah kaca dan lapangan

  • Mengandung mikroba yang dapat memproduksi Fitohormon Auksin, Sitokinin dan Giberelin untuk mendukung pertumbuhan tanaman

  • Mengandung mikroba yang menghasilkan eksopolisakarida yang membantu dalam proses agregasi tanah

  • Mampu mengurangi pemakaian pupuk NPK hingga 30%

Peruntukan:

  • Hortikultura

  • Padi

  • Palawija

Cara Penggunaan:

  • Pupuk Dasar: Semprotkan Bion-Up yang telah dilarutkan secukupnya secara merata pada pupuk organik sebelum disebarkan ke bedengan dan tutup dengan tanah. Kamudian tutup dengan mulsa (jika perlu), biarkan selama 7 hari sebelum penanaman

  • Pupuk Susulan: Pada 7 HST siram 150 mL Bion-Up yang telah dilarutkan ke setiap akar tanaman dan ulangi setiap 7-10 hari (kira-kira kurang lebih 2-3 kali)
    Sebaiknya tidak diaplikasikan bersamaan dengan pupuk anorganik Dosis pupuk anorganik sebaiknya 70% dari dosis rekomendasi

  • Benih Padi: Kocok botol terlebih dahulu, tuangkan 500 mL Bion-Up untuk 25 Kg benih padi. Tambahkan air hingga benih terendam

1/2

© 2019 PT Sintas Kurama Perdana

LOGO BARU PUPUK INDONESIA.png
Screenshot_2019-10-15-12-47-40-466_com.a

SINTAS

KURAMA PERDANA